Akhirnya, Lubang Jalan Sekitar Kantin SBC ULM ditambal!

Sumber Foto : LPM INTR-O FISIP ULM
Waktu Baca: 3 menit

Sejak Jumat (12/6), Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melakukan penambalan jalan yang berlokasi di depan sepanjang kantin Student Business Center (SBC). Sebelumnya. kondisi jalan memiliki permukaan berlubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Hal ini mengingat kawasan kantin SBC merupakan salah satu area dengan lalu lintas cukup tinggi di lingkungan kampus ULM.

Sumber Foto : LPM INTR-O FISIP ULM

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik FISIP ULM, Ahmad Reza Maulana, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan persoalan kerusakan jalan kepada pihak fakultas. Namun, mereka mendapat informasi bahwa perbaikan jalan tersebut bukan menjadi kewenangan tingkat fakultas. “Kami kemudian meneruskan aspirasi tersebut melalui DPM ULM,,” jelas Reza dalam wawancara daring, Rabu (24/6).

Perbaikan tersebut meliputi penambalan lubang dengan paving block berwarna abu-abu di pinggir jalur pejalan kaki, tengah jalan dan sekitar jembatan persimpangan area kampus FKIP dan FISIP ULM.

Tim LPM Intr-o mencoba mengonfirmasi perbaikan lubang ini kepada Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Arief Rahmad Maulana Akbar, dan Wakil Dekan II  FISIP ULM, Mahyuni. Namun, hingga berita ini tayang, pihak rektorat maupun dekanat FISIP ULM tidak memberikan tanggapan permintaan wawancara.

Sebelum penambalan ini dilakukan, kerusakan infrastruktur jalan di area tersebut memang kerap dikeluhkan. Hal ini dibenarkan oleh Latif Firdaus, Mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM. “Saat musim hujan atau air pasang, area SBC selalu banjir. Jika banjir, lubang jalan yang tertutup air tidak terlihat. Akibatnya, mahasiswa yang lewat di area itu terperosok ke dalam lubang,” ungkapnya dalam  wawancara daring, Rabu (17/6).

Latif menambahkan, kerusakan jalan ini sudah dibiarkan selama beberapa waktu. “Seingat saya, jalan di sekitar SBC sudah lama rusaknya, sekitar satu tahun yang lalu dan baru tahun ini perbaikannya,” ungkapnya.

Nayla Salsabila Bilqis, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) ULM menilai respons pihak kampus tergolong lambat dalam menanggapi fasilitas yang rusak. “Menurut saya, perbaikan ini sangat terlambat dilakukan. Ada jeda beberapa bulan bahkan tahun, lubangnya seperti dibiarkan membesar dulu sampai ada pelaporan,” tuturnya dalam wawancara langsung, Senin (15/6).

Atas direalisasikannya perbaikan tersebut, Reza menyampaikan apresiasi dan berharap proyek ini berjalan lancar hingga tuntas. “Kami berterima kasih karena aspirasi mahasiswa akhirnya ditindaklanjuti. Harapannya, perbaikan ini berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi seluruh civitas akademika, khususnya mahasiswa yang setiap hari melintasi jalur tersebut,” tutup Reza.

Senada dengan Reza, Nayla berharap agar perbaikan fasilitas tidak berhenti sampai di sini. “Harapannya, perbaikan ini tidak hanya dilakukan di depan jalan SBC saja, tetapi juga menyasar titik-titik jalan berlubang lainnya di kampus ULM. Selain jalanan, fasilitas penunjang kampus lainnya yang sudah rusak juga perlu segera diperbaiki demi kenyamanan bersama,” pungkasnya.

(NY, INA, LEV)